SURAT TERBUKA UNTUK REKTOR BARU UIN KHAS JEMBER

AGITASI.ID – Setelah beberapa waktu drama pergantian rektor, akhirnya terungkap bahwa UIN KHAS Jember memiliki Rektor Baru. Ya, Rektor yang baru ini seperti sosok pahlawan dalam cerita, siap memimpin kampus ke arah yang lebih cerah. Atau begitulah yang kita harapkan. Tapi, mari kita lihat kenyataannya. Pergantian rektor ini, yang dipenuhi dengan politik belaka, telah memberikan sejumlah dampak pahit pada kampus ini.

Kepanikan Pelayanan Akademik Bertabur

Bacaan Lainnya

Tentu, kita semua ingin pelayanan akademik yang lebih baik di kampus, tetapi dengan pergantian rektor, tampaknya yang kita dapatkan adalah kekacauan. Mahasiswa yang mencari bantuan mendapati diri mereka terjebak dalam labirin administrasi yang tidak akhir. Inilah mahakarya administratif baru kami. Ini bukan lagi “pelayanan” akademik, ini adalah drama kolosal tentang kebingungan siswa.

Banyak Anggaran Tidak Cair atau Tidak Turun

Pergantian rektor memang seperti sebuah perayaan besar-besaran yang tak ada habisnya. Namun, sayangnya, keuangan kampus nampaknya terlupakan dalam proses ini. Ribuan anggaran yang tidak cair atau tak kunjung turun menjadi bukti nyata bahwa pergantian rektor lebih fokus pada cairan “kekuasaan” daripada anggaran. Dosen biasa dan mahasiswa jangan harap beasiswa atau dana bantuan, karena anggaran kampus tampaknya lebih suka berjemur di pantai yang jauh daripada memberikan manfaat bagi civitas akademikanya.

Pembinaan Kemahasiswaan Tidak Ada Perkembangan

Pembinaan kemahasiswaan? Apa itu? Pergantian rektor ini nampaknya membuat seluruh proses pembinaan kemahasiswaan menjadi semacam benda yang hilang entah ke mana. Organisasi kemahasiswaan yang terdampar, acara-acara yang tak ada akhir, dan kesan umum bahwa kami dibiarkan sendiri tanpa arah. Mungkin ini adalah cara kampus memberi “kebebasan” kepada mahasiswa, namun tanpa pembinaan yang baik, kita seperti kapal yang terombang-ambing di lautan kebingungan.

Baca Juga :  SISI GELAP KAMPUS

Unit-unit Lembaga Mengeluh

Unit-unit lembaga kampus, (LPM, LP2M, dll) sepertinya tenggelam dalam pertikaian dan keluhan tak berujung. Semua orang punya pendapat tentang bagaimana kampus harus dijalankan, dan mereka tidak ragu-ragu untuk bersuara. Pergantian kepemimpinan yang ambigu, kebijakan yang tidak konsisten, dan teriakan dari sudut-sudut kampus membuat kita bertanya-tanya apakah kita berada di universitas atau dalam drama reality show terbaru. Yang pasti, kekacauan adalah lagu tema utama.

Jadi, selamat datang di UIN KHAS Jember, di mana pergantian rektor membuat semua orang pusing dengan drama politik dan kekacauan administratif. Mahasiswa, persiapkan diri kalian untuk perjalanan yang penuh gejolak, di mana keputusan dan kebijakan tampaknya lebih aneh daripada dunia anime. Siap atau tidak, inilah kampus kita yang baru, dan satu-satunya kekuatan yang kita butuhkan adalah “kesabaran” untuk bertahan.

Penulis : Mugiwara Ay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *