Nadiem Tetapkan Pramuka Tidak Lagi Wajib Jadi Ekskul, Akbar Faizal Protes

Ilustrasi : Agitasi/Alfa Reza

AGITASI.IDKegiatan ekstrakurikuler Pramuka tidak lagi wajib. Ketentuan itu ditetapkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI Nadiem Makarim.

Ketetapan tersebut, tercantum melalui Peraturan Menteri Nomor 12 Tahun 2024, tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Bahwa Pramuka sebagai kegiatan yang dapat dipilih dan diikuti sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat peserta didik.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana bunyi redaksi Pasal 34 Bab V Bagian Ketentuan Penutup Permendikbudristek 12/2024 : h. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Nadiem menetapkan peraturan itu sejak 25 Maret 2024, dan mulai berlaku pada tanggal diundangkan yaitu 26 Maret 2024.

Secara terpisah, Anindito Aditomo memberi penjelasan terkait Pramuka yang tidak lagi diwajibkan. Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) itu mengatakan, Pramuka bukan dihapus, hanya saja sifat keikutsertaannya yang diatur.

“UU 12/2010 menyatakan bahwa gerakan pramuka bersifat mandiri, sukarela, dan nonpolitis. Sejalan dengan hal itu, Permendikbudristek 12/2024 mengatur bahwa keikutsertaan murid dalam kegiatan ekstrakurikuler, termasuk Pramuka, bersifat sukarela,” (1/4), kata dia di detikEdu.com.

Dengan kabar yang tersebar di media mengenai dihapusnya Pramuka. Akbar Faizal memprotes kebijakan peraturan itu lewat akun X pribadinya. “Menteri Nadiem Makarim ‘sempurnakan’ kinerja buruknya dgn merusak tools pembentukan karakter siswa. Padahal pramuka bentuk jiwa siswa jadi tangguh,”.

Bahkan, seorang mantan politikus partai Nasdem itu secara keras mencibir Nadiem sebagai menteri perusak karakter. “Nadiem anak kota yg kaya. Gak paham yg gini2an. Jiwanya adl cuan. Sy protes keras. Menteri online ini merusak karakter bangsa. @ Jokowi,” cuitan Akbar Faizal sambil menyenggol akun Jokowi.

Baca Juga :  Pemerintahan Era Jokowi, Indonesia Rawan Prank

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *