Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Instalasi Fakultas Syariah UIN KHAS Terbakar

Jember, Agitasi.id Gudang Instalasi Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terbakar diduga akibat korsleting listrik pada Selasa (02/09/2025) malam hari.

Sebelum peristiwa ini terjadi, salah satu dosen laki-laki setelah waktu isya’ melapor kepada satpam kampus. Ia mengira ada lampu yang mengeluarkan asap di sekitar gedung Fakultas Syariah. “Saya cek ternyata tidak ada, dan ini masih belum kerasa kalau keluar asap,” kata Anggier Krisno Maulana Akbar, Satpam UIN KHAS Jember.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana penelusuran Agitasi, selain kesaksian itu, ada juga dua dosen perempuan yang melihat kalau gudang tersebut mengelurkan asap. Saat satpam tersebut melihat indikasi terbakar, ia langsung memadamkan dengan alat seadanya.

“Jadi saya cek, benar keluar asap dan saya langsung memanggil rekan saya, buat cari apar yang dibantu oleh rekan-rekan lain,” kata Anggier.

Salah satu pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN KHAS Jember membeberkan pengakuannya saat ia berada di dekat lokasi yang terbakar. Ia awalnya belum menyadari akan mengeluarkan api yang cukup besar.

“Saya ke kantor DEMA-U, ada temen saya yang mengabarkan kalau sudah lumayan besar percikan apinya. Temen-temen jam 19:40, itu sudah rame di sini. Jadi temen-temen sudah bantu-membantu, memadamkan api secara manual, ngambil ember dan lain-lain juga menggunakan apar. Tapi itu tidak memungkinkan untuk padam,” kata Syaif Angga Mahbubillah, Kepala Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) DEMA UIN KHAS.

Pihak satpam langsung menghubungi pemadam kebakaran, karena tak kuasa untuk memadamkan api yang semakin membesar.

Baca Juga :  Kampus Serampangan, Mahasiswa Jengkel

“Langsung padam, dari kejadian itu setengah jam untuk memadamkan api,” kata Cahyadi, Anggota Damkar Danau Toba kepada reporter Agitasi.

Reporter dan Penulis: Nur Aini

Editor: Fadli Raghiel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *