Mumbulsari-Jember, Agitasi.id – Terik panas matahari seakan berjarak sejengkal dari kepala, dan tenggorokan serasa kering. Meskipun panas, tak mengurangi pesona Harjo Lestari dalam memikat pengunjung yang ingin melihat peternakan kambing. Letak peternakan itu berada di Dusun Kemirisongo, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Jember.
Setiap pengunjung yang datang langsung disambut dengan suara kambing. Uniknya yang menjadi daya tarik pengunjung, justru pada bangunan di dalam peternakan.
Sebab, memiliki arsitektur bangunan berbeda dengan bangunan umumnya, terkesan estetik dan tidak membosankan. Banyak postingan beredar di media sosial memberi informasi bangunan itu diklaim bernuansa Eropa.
“Kalau Eropa bukan, malah saya pikir ini malah bangunannya dari Texas. Model-model Texas, bukan Eropa, kalau Eropa nggak begini konsepnya. Ya, sekiranya dari segi fungsi kita masuk dan anggarannya tidak terlalu besar, ya kita adopsi,” kata Mohammad Huda Khairon, selaku Pemilik Peternakan Kambing Harjo Lestari kepada Agitasi, Selasa (24/06/2025) siang hari.
Arus pengunjung terus berdatangan secara bergantian setiap harinya. Peternakan milik Huda itu sering disalahpahami oleh masyarakat.
Karena dari segi bangunan yang menarik, banyak orang yang mengira kalau peternakan itu sebagai tempat wisata baru di Kabupaten Jember.
“Karena ini kan sebetulnya bukan untuk publik, jadi bukan untuk dikomersilkan. Tapi ini lebih kearah fasilitas, fasilitas di mana ketika orang mau berurusan dengan kita, ya kita kasih fasilitas ini, jadi bukan untuk kepentingan umum. Cuma karena kita jualan susu, ya fasilitas untuk menikmati susu di sini, ya dengan dikasih tempat seperti ini,” kata Huda.
Pengunjung peternakan, diwajibkan untuk membeli kupon belanja untuk ditukar dengan dua botol susu per setiap orang, seharga Rp. 8000 setiap botolnya. “Diwajibkan, karena ini bukan tempat umum begitu ya, bukan fasilitas ruang terbuka hijau, karena ini kan milik pribadi,” ujarnya yang sedang beristirahat kerja.
“Jadi, bukan wisata dengan bayar tiket masuk enam belas ribu, terus free susu 2 botol. Jadi bahasanya nggk gitu. Jadi, kupon itu bukan tiket masuk, tapi voucher belanja. Jadi, Anda belanja di depan (tempat parkir kendaraan) 2 botol per orang, silahkan tukar di belakang (dalam peternakan),” lebih lanjut Huda memperjelasnya.
Pelayanan pembelian susu di peternakan dimulai dari pukul 07:00. Penjualan susu tidak hanya di wilayah Mumbulsari saja, tetapi juga sudah tersedia di beberapa kota di luar Kabupaten Jember. “Kan kita kan jualnya kan, bukan susu segar kalau ke luar (kota) ya. Nah, yang kita olah di sini (peternakan),” katanya.
Suara kambing saling bersautan, tak hanya satu, bahkan terdiri dari beberapa jenis kambing. “Itu ND (Domba Dorper) itu,” katanya seraya menunjuk ke arah kandang kambing paling depan.
Peternakan Harjo Lestari sudah ada sejak tahun 2008 silam. Dikembangkan dengan anggaran seadanya yang dimiliki Huda pada saat itu. Dari satu ekor kambing, hingga saat ini sudah mencapai sekitar 300-400 ekor kambing.
Semakin banyaknya kambing sehingga membutuhkan pekerja. Peternakan Harjo Lestari, kini mempunyai pekerja berjumlah 6 orang dengan tugasnya masing masing. Dari merawat kambing, menjaga kebersihan sampai pengolahan susu yang akan dipasarkan.
Penulis: Syarifah Dr. Nadiyah
Editor: Fadli Raghiel