jember, agitasi.id– Berita duka menyelimuti bagi keluarga pemuda yang berwajah manis itu. Entah, mungkin ini sudah menjadi takdir Tuhan yang dibekalkan tatkala ia dilahirkan. Di usianya yang begitu muda, ia tak lagi bisa menapakkan kakinya di tanah kelahiran maupun di perantauannya.

Wais Al-Qorni begitulah namanya, dia berasal dari kota seberang pulau Madura Sumenep. Niat baiknya untuk menuntut ilmu tak sampai pada penghujung capaiannya. Tuhan lebih menyayangi dia, hingga lebih dulu merenggut nyawanya. Kejadian tragis ini tak ayal akan memberikan kabar pahit bagi keluarga yang ditinggalkan. Tidak dapat dibayangkan, betapa terpukulnya keluarga si korban. Entah berapa runtuhan air mata yang ikut mengantar kepulangan mahasiswa IAIN Jember itu.

Siapa yang salah atas kecelakaan ini, para saksipun tidak mampu memberikan argumennya yang akurat. Kronologisnya pemuda yang berumur 19 tahun itu sedang mengendarai motornya, baru saja ia mengisi bahan bakarnya di pom mangli. Dia ingin menyeberang, namun lalai akan truk gandeng yang ada di depannya. Kepala truk yang mulai memasuki area pom, telah menandakan bahwa dia akan mengisi bahan bakarnya pula, namun na’asnya sang korban tetap ngeyel dan berbelok sehingga terbentur boks terakhir. Kecelakaan tak bisa dipungkiri lagi, semua terjadi begitu cepat.

“Si anak ini tidak berhenti, padahal sudah nampak kepala truk yang mulai memasuki area pom. Dia terbentur pada boks yang kedua, jadi kemungkinan si pengemudi truk tak akan menyadari kejadian yang menimpa di belakangnya. Kalau dipikir secara akal/logika truk ini tidak salah, namun yang salah adalah si pengemudi motor. Walaupun demikian, apabila motor bertabrakan dengan truk, si truk pasti yang kalah dan menganggung akibat dari kecelakaan ini” ungkap saksi kejadian pada : Senin, 15/03/2021. 20:16 WIB.

Pewarta : Annisa

Editor : Tim Agitasi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.