JEMBER, AGITASI.ID – Struktur yang peduli terhadap budaya, akan menjadi struktur yang berperadaban. Sebagaimana sejarah telah mencatat bahwa bangsa berperadaban tidak lepas dari kekuatan budaya bangsa tersebut. Mulai dari Yunani hingga masa kejayaan islam. Dengan alasan kebudayaan juga, PMII Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (PMII Rayon FTIK) menggelar Festival Pasar budaya. Festival pasar budaya yang digelar tersebut terjadwal tanggal 22-25 September 2022.

Ketua Rayon FTIK UIN KHAS Jember memperkuat dengan statementnya mengenai pasar budaya yang sedang terlaksana ini. “Pasar budaya yang pada saat ini kita (PMII Rayon FTIK) laksanakan, sebenarnya tidak ada di rapat kerja kepengurusan. Tetapi, karena pasar budaya adalah festival budaya terbesar yang hanya dimiliki oleh PMII UIN Khas Jember, kemudian dengan beberapa saran dan masukan senior serta alumni, kita merealisasikan agenda pasar budaya. Semoga dengan pasar budaya yang kepengurusan kita laksanakan, menjadikan PMII UIN Khas Jember tambah berperadaban”, tegas M. Munawir Zaini saat dihubungi Crew Agitasi.id pada 20.00 wib Jum’at 23 September.

Acara ini juga sangat didukung oleh Ketua Cabang PMII Jember. Sahabat Faqih Alharamain dalam sambutannya saat opening ceremony Festival Pasar Budaya (22 September 2022), mengatakan, “Saya mengapresiasi dengan sangat mendalam atas terlaksananya Festival Pasar Budaya yang digelar oleh kepengurusan PMII Rayon FTIK periode 2021/2022. Agenda kebudayaan sudah seharusnya digaungkan PMII. Sebab wajah bangsa dengan kebineka-annya merupakan intan bagi kebudayaan Indonesia. Saya berharap dengan dilaksanakannya Festival Pasar Budaya oleh PMII Rayon FTIK, bisa melahirkan produk kritik terhadap kebudayaan, imbuh Sahabat Faqih”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.